Nasional.Top

lisensi

Advertisement

Advertisement
Redaksi
Selasa, 17 Maret 2026, 06:30 WIB
Last Updated 2026-03-17T00:16:18Z
ActivismNews

Ketum PERTI Ikuti Suluk Ramadhan 1447 H di Payakumbuh

Advertisement


Payakumbuh | Nasional.Top – Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), Buya Drs HM Syarfi Hutauruk MM, mengikuti kegiatan Suluk Ramadhan 1447 H di Surau Suluk Nur Muthmainnah, Kenagarian Koto Tangah, Koto Nan Ompek, Kec. Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.


Kegiatan suluk tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momentum i’tikaf pada sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan, yang menjadi tradisi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, zikir, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Dalam kegiatan tersebut, para jamaah memfokuskan diri pada berbagai amalan spiritual seperti memperbanyak zikir, membaca dan menamatkan Al-Qur’an, melaksanakan shalat sunnah, bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta melakukan tafakur dan penyucian batin.


Suluk Tariqat an-Naqsyabandiyah al-Khalidiyah al-Muhammadi ini dibimbing langsung oleh ulama dan mursyid tariqat, yaitu Abuya Dr KH Arrazy Hasyim M.A.Hum bersama Buya Dr Aldomi Putra M.A, yang membimbing para peserta dalam perjalanan spiritual menuju kedekatan kepada Allah SWT melalui disiplin ibadah dan zikir.


Di sela-sela kegiatan suluk, para jamaah juga melaksanakan ziarah ke makam pendiri Suluk Tariqat Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah Nur Muthmainnah, yaitu Syaikh Maulana Muhammad Nuruddin al-Khalidi yang dikenal dengan panggilan Angku Nur, serta berziarah ke makam orang tua Abuya Arrazy Hasyim yaitu Syekh Haji Muhammad Nur Akmal bin Muhammad Nur.


Kegiatan suluk Ramadhan tahun ini diikuti oleh ratusan jamaah dari berbagai daerah di Indonesia serta dari sejumlah negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Para peserta memanfaatkan momentum sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk memperdalam ibadah dan memperkuat ikatan ukhuwah Islamiyah.


Karena tingginya jumlah peserta, pelaksanaan suluk tahun ini diselenggarakan di tiga surau suluk berbeda yang berada di Payakumbuh yaitu Surau Nour Muthmainnah, Surau Ridha Ilahi, dan Surau Nurul Haq. Seluruh kegiatan tetap berada dalam bimbingan Maulana Syeikh Dr. Arrazy Hasyim, M.A.Hum sebagai Pembina Dewan Irsyad dan Syeikh Dr. Aldomi Putra, M.A sebagai Ketua Dewan Irsyad ath-Thariqah an-Naqsyabandiyyah al-Khalidiyyah al-Muhammadiyyah.


Dalam keterangannya, Buya H. M. Syarfi Hutauruk menyampaikan bahwa dirinya secara rutin mengikuti kegiatan suluk sebagai sarana untuk lebih mengenal diri serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Menurutnya, kegiatan suluk memberikan kesempatan untuk lebih fokus dalam berzikir, bertafakur, serta memperbanyak ibadah tanpa terganggu oleh aktivitas duniawi.


“Melalui suluk, kita dapat menimba ilmu agama secara lebih mendalam, memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT, serta menjalin silaturahmi dengan saudara seiman dari berbagai daerah dan negara,” ujarnya.


Selain tokoh agama dan masyarakat, kegiatan suluk Ramadhan 1447 H ini juga diikuti oleh sejumlah tokoh publik dan figur nasional, termasuk Dik Doank yang turut mengikuti rangkaian kegiatan ibadah tersebut.


Momentum suluk pada sepuluh malam terakhir Ramadhan ini diharapkan menjadi sarana peningkatan kualitas spiritual umat Islam, sekaligus memperkuat ukhuwah dan persaudaraan di antara jamaah yang datang dari berbagai latar belakang dan negara. (RNa)