Nasional.Top

lisensi

Advertisement

Advertisement
RNa
Kamis, 01 Februari 2024, 11:18 WIB
Last Updated 2024-02-01T08:54:26Z
NewsPolitic

Mahfud MD Hadiri Zikir Rateb Siribee di Abdya

Advertisement


Nasional.Top, Blangpidie - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam RI) sekaligus Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mohammad Mahfud MD menghadiri Silaturahmi Nasional dan Zikir Kebangsaan bersama Abuya Syekh H Amran Waly al-Khalidy, Murabbi Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) Asia Tenggara, pada Kamis (01/02/2023).


Kegiatan Rateb Siribee yang berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Tauhif Irfani, Desa Keude Paya, Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya) tersebut dihadiri oleh Ketua Umum MPTT-I sekaligus Pimpinan Ponpes Tauhid Irfani, Abi Sahal Tastari Waly, Ketua Pemuda MPTT-I, Jamaluddin Idham, para sesepuh, tokoh dan jamaah MPTT-I dari berbagai daerah.


Selain itu juga hadir Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Provinsi Aceh, Teuku Abdul Hafil Fuddin, Ketua DPC PDIP Abdya Hasbi MS, Mantan Juru Penerangan Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah 013 Blangpidie, TR Kamaluddin, para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Abdya lainnya.


Dalam sambutannya, Mahfud MD mengajak masyarakat Abdya dan Aceh pada umumnya untuk menggunakan hak suara mereka dalam pemilu 2024 yang tinggal beberapa hari lagi. Ia mengingatkan agar masyarakat memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani, bukan karena iming-iming uang dan janji-janji lainnya.


Mahfud MD juga mengapresiasi peran Abuya Syekh Teungku H Muhammad Waly Al-Khalidy, ayahanda Abuya Amran Waly, sebagai pejuang Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia mengatakan bahwa dirinya datang ke Abdya untuk minta doa agar bersama-sama menjaga NKRI dengan bertaqwa kepada Allah SWT.


"Saya hadir di sini bukan untuk berkampanye, melainkan untuk silaturahmi, kalau kampanye itu menawarkan diri sendiri yang Allah sendiri melarangnya. Bagi saya yang lebih dipentingkan doa, daripada saya meminta, karena kalau saya meminta melanggar hadis rasul. Rasulullah SAW, pernah bersabda kepada Abdurrahman bin Samurah. Agar jabatan itu jangan dikejar-kejar dan diminta-minta," papar Mahfud MD. 


Mahfud MD juga menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa berlama-lama di Abdya. Ia mengaku harus segera menghadap presiden di Jakarta. “Saya akan bertemu presiden sore ini. Sekali lagi saya katakan soal pemilu, mau milih siapa, silakan pilih sesuai dengan tuntunan hati nurani, bukan karena suap,” imbuhnya.


Usai memberi sambutannya, Mahfud MD berpamitan kepada para ulama dan jamaah yang hadir di acara tersebut karena harus kembali ke Jakarta. Sekira pukul 10.36 WIB, didampingi Abuya Amran Waly dan para jamaah Mahfud MD diantar ke mobil menuju ke Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya untuk kembali ke Jakarta.(*)